
Haloo sobat blogger semua, artike kali ini saya ambil dari detik.com, karena menurutku ini cukup baik dan bisa mengatasi masalah malas saat bangun tidur so saya copas aja, semoga bermanfaat. Beberapa hal yang bisa kita lakukan supaya mengusir malas bangun tidur adalah melakukan aktivitas atau kegiatan dibawah ini.
Tips Mengatasi Malas Bangun Tidur
1. Lihatlah Sesuatu Yang Berwarna "
Ketika mata Anda terbuka dan melihat sesuatu yang berwarna, adrenalin akan terpicu dan seketika itu pula energi Anda akan terdorong," ujar Leatrice Eiseman, direktur eksekutif dari Pantone Color Institute.
Gunakan warna-warna cerah seperti merah, orange atau kuning pada bantal, selimut atau apapun yang berada dekat area kasur ketika Anda membuka mata untuk pertama kalinya.
2. Bangun dan Lihatlah Bunga Mawar "
Melihat sekuntum bunga mawar ketika terbangun, terutama bagi wanita akan meningkatkan mood dan semangatnya yang akan bertahan sepanjang hari," ujar Nancy Etcoff, PhD, anggota Harvard Medical School and the Harvard University Mind/Brain/Behavior Initiative.
3. Berhenti Memencet Tombol 'Snooze' di Alarm Anda
"Ketika Anda menekan tombol snooze, otak Anda tahu dan akan berkata bahwa bunyi itu akan mati beberapa menit lagi, sehingga Anda akan tertidur lebih pulas. Tapi itu juga artinya Anda akan lebih capek mendengar bunyi itu daripada ketika mendengar bunyi itu pertama kalinya.
"Strategi yang paling tepat adalah menyetel alarm pada jam dimana Anda benar-benar akan bangun, tidak usah menyetelnya lebih awal karena Anda tahu hal itu hanya akan membuat Anda lebih sering menekan tombol snooze," ujar Jodi Mindell, PhD dari The Sleep Disorders Center at the Children's Hospital of Philadelphia.
4. Gambarkan Harimu Sejenak
Ketika Anda benar-benar terbangun, tutup mata sejenak dan gambarkan apa yang akan Anda kerjakan pada hari itu dengan penuh semangat dan positif. "Berimajinasi tentang aktivitas selanjutnya akan merangsang otak untuk berpikir dan Anda akan berusaha mewujudkannya ketika benar-benar beraktivitas," ujar Dana Lightman, PhD, psikolog dai Abington, PA.
5. Minumlah Air Segera Setelah Bangun
Meminum segelas air segera setelah terbangun adalah cara yang baik untuk mengganti cairan tubuh yang berkurang semalamnya. "Segala sesuatu yang terjadi di dalam tubuh memerlukan air. Tanpa air yang cukup, sistem metabolisme dalam tubuh akan bekerja lebih keras yang dapat menyebabkan melemahnya fungsi organ," ujar Holly Andersen, MD, seorang asisten profesor di Weill Cornell Medical Center.
6. Biarkan Sinar Matahari Masuk
Sinar matahari yang menyentuh kulit akan membuat Anda lebih terbangun. Bacalah koran di dekat jendela atau keluarlah untuk sekedar minum kopi beberapa menit.
"Cahaya pagi yang masuk ke dalam tubuh bagaikan jam biologis yang akan menghentikan sekresi melatonin, hormon yang membuat seseorang mengantuk dan meningkatkan hormon serotonin yang memicu mood seseorang" ujar James B. Maas, PhD, seorang profesor psikologi di Cornell University.
7. Beri Sedikit Pijatan Di Wajah
Memijat area di sekitar wajah akan meningkatkan sirkulasi darah dan mempercepat bangun tidur. Mulailah memijat dari daerah kening, pipi, pukul-pukul dengan telapak tangan, kemudian daerah dagu dan akhirnya seluruh bagian wajah. Selain meningkatkan sirkulasi darah, gerakan memijat bisa membuat Anda berpijar dengan cepat.
8. Bermainlah Sedikit
Aktivitas fisik adalah satu cara ampuh untuk mengusir malas. "Melakukan seks di pagi hari contohnya bisa meningkatkan mood Anda karena beberapa hormon akan keluar, seperti hormon peningkat stamina (testosteron), energi (dopamin) dan ketenangan (oxytocin)," ujar Helen E. Fisher, PhD, seorang anthropolog dari Rutgers University.
..read more
Sunday, August 9, 2009
Tips Mengatasi Malas Bangun Tidur
Diposkan oleh
Kahono
di
8/09/2009
17
komentar
Label: Kesehatan, Malas Bangun Tidur
Wednesday, April 15, 2009
Kebiasaan Makanan Minuman Aktivitas Penyebab Pemicu Diabetes
Makanan dan minuman yang dapat memicu diabetes.
Dalam hidup ini berlaku hukum "tabungan". Apa yang kita lakukan menjadi tabungan di masa mendatang. Apa yang kita tabung sedikit demi sedikit akan terasa hasilnya bertahun-tahun kemudian. Begitu pun dengan penyakit. Mulai dari segelas minuman favorit hingga suka menonton TV hingga larut. Siapa nyana kalau itu bisa meningkatkan risiko diabetes?
1. Teh manis
Penjelasannya sederhana. Tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori. Segelas teh manis kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan). Kebutuhan kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari (tergantung aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1.000-1.200 kalori. Belum ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk pauk. Patut diduga kalau setiap hari kita kelebihan kalori. Ujungnya: obesitas dan diabetes.
Pengganti: Air putih, teh tanpa gula, atau batasi konsumsi gula tidak lebih dari dua sendok teh sehari.
2. Gorengan
Karena bentuknya kecil, satu gorengan tidak cukup buat kita. Padahal gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke. Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan pembuluh darah koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah dislipidemia. Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah. Meningkatnya proporsi dislipidemia di masyarakat disebabkan kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serat dan tinggi lemak, termasuk gorengan.
Pengganti: Kacang Jepang, atau pie buah.
3. Suka ngemil
Kita mengira dengan membatasi makan siang atau malam bisa menghindarkan diri dari obesitas dan diabetes. Karena belum kenyang, perut diisi dengan sepotong atau dua potong camilan seperti biskuit dan keripik kentang. Padahal, biskuit, keripik kentang, dan kue-kue manis lainnya mengandung hidrat arang tinggi tanpa kandungan serta pangan yang memadai. Semua makanan itu digolongkan dalam makanan dengan glikemik indeks tinggi. Sementara itu, gula dan tepung yang terkandung di dalamnya mempunyai peranan dalam menaikkan kadar gula dalam darah.
Pengganti: Buah potong segar.
4. Kurang tidur.
Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil riset para ahli dari
Solusi: Tidur tidak kurang dari 6 jam sehari, atau sebaiknya 8 jam sehari.
5. Malas beraktivitas fisik
Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus diabetes di negara-negara Asia akan naik hingga 90 persen dalam 20 tahun ke depan. "Dalam 10 tahun belakangan, jumlah penderita diabetes di Hanoi , Vietnam , berlipat ganda. Sebabnya? Di kota ini, masyarakatnya lebih memilih naik motor dibanding bersepeda," kata Dr Gauden Galea, Penasihat WHO untuk Penyakit Tidak Menular di Kawasan Pasifik Barat.
Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki, atau aktivitas lainnya.
Solusi: Bersepeda ke kantor.
6. Sering stres
Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan.
Solusi: Bicaralah pada orang yang dianggap bermasalah, atau ceritakan pada sahabat terdekat.
7. Kecanduan rokok
Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan dan olahraga.
Pengganti: Permen bebas gula. Cara yang lebih progresif adalah mengikuti hipnoterapi. Pilihlah ahli hipnoterapi yang sudah berpengalaman dan bersertifikat resmi..
8. Menggunakan pil kontrasepsi
Kebanyakan pil kontrasepsi terbuat dari kombinasi hormon estrogen dan progestin, atau progestin saja. Pil kombinasi sering menyebabkan perubahan kadar gula darah. Menurut dr Dyah Purnamasari S, Sp PD, dari Divisi Metabolik Endokrinologi RSCM, kerja hormon pil kontrasepsi berlawanan dengan kerja insulin. Karena kerja insulin dilawan, pankreas dipaksa bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin. Jika terlalu lama dibiarkan, pankreas menjadi letih dan tidak berfungsi dengan baik.
Solusi: Batasi waktu penggunaan pil-pil hormonal, jangan lebih dari 5 tahun.
9. Takut kulit jadi hitam
Menurut jurnal Diabetes Care, wanita dengan asupan tinggi vitamin D dan kalsium berisiko paling rendah terkena diabetes tipe 2. Selain dari makanan, sumber vitamin D terbaik ada di sinar matahari. Dua puluh menit paparan sinar matahari pagi sudah mencukupi kebutuhan vitamin D selama tiga hari. Beberapa penelitian terbaru, di antaranya yang diterbitkan oleh American Journal of Epidemiology, menyebutkan bahwa vitamin D juga membantu keteraturan metabolisme tubuh, termasuk gula darah.
Solusi: Gunakan krim tabir surya sebelum "berjemur" di bawah sinar matahari pagi selama 10-15 menit.
10. Keranjingan soda
Dari penelitian yang dilakukan oleh The Nurses' Health Study II terhadap 51.603 wanita usia 22-44 tahun, ditemukan bahwa peningkatan konsumsi minuman bersoda membuat berat badan dan risiko diabetes melambung tinggi. Para peneliti mengatakan, kenaikan risiko itu terjadi karena kandungan pemanis yang ada dalam minuman bersoda. Selain itu, asupan kalori cair tidak membuat kita kenyang sehingga terdorong untuk minum lebih banyak.
Pengganti: Jus dingin tanpa gula.*
Diposkan oleh
Kahono
di
4/15/2009
0
komentar
Label: Diabetes, Kesehatan, Peyebab Diabetes
Sunday, March 29, 2009
Tips Mencegah Menghindari Flu Singapore | Enterovirus 71 (virus EV71) | Hand, Foot, and Mouth Disease (Flu Singapore)
Sedikit Informasi mengenai kesehatan yang saat sedang menjadi fokus beberapa negara yang di kenal dengan Hand, Foot, and Mouth Disease (Flu Singapore), berikut berita mengenai Flu Singapore, Apa itu Flu Singapore, Penyebab Flu Singapore, Cara Penularan Flu Singapore dan Tips Mencegah Flu Singapore.
Kementerian Kesehatan Cina mengeluarkan perintah siaga nasional karena merebaknya virus maut yang telah merenggut jiwa 23 anak-anak di satu kota dengan cepat. Peningkatan kesiagaan dilakukan karena melonjaknya kasus penyakit yang disebabkan virus Enterovirus 71 atau EV-71, satu jenis penyakit kaki, mulut dan tangan. Fenomena ini tampaknya harus diantisipasi dengan cermat dan cepat oleh masyarakat khususnya pihak departemen kesehatan.
Bukankah penyakit SARS dan flu burung juga diawali terjadinya di daratan Asia tersebut ? Tetapi justru selanjutnya di Indonesia
penyakit yang berpotensi pandemi itu sering lebih sulit dikendalikan di Indonesia.
Bagi masyarakat Indonesia kejadian luar biasa tersebut sebenarnya mungkin merupakan hal yang biasa. Karena, infeksi kaki, tangan dan mulut adalah suatu yang sering terjadi di Indonesia. Yang menjadi tidak biasa adalah penyebabnya Enterovirus 71, yang cukup mematikan. Dalam era globalisasi dimana tranportasi serta perpindahan penduduk antar negara yang demikian pesat bukan tidak mungkin penyakit yang sangat cepat penyebarannya itu nantinya berpotensi mengancam masyarakat Indonesia. Kejadian luar biasa yang ditemukan di bagian selatan Cina memicu kekhawatiran bahwa virus itu kemungkinan akan menyebar, karena bulan Juni dan Juli dianggap sebagai musim puncak penyakit ini
Infeksi Kaki, Tangan dan Mulut
Dalam masyarakat infeksi virus tersebut sering disebut sebagai "Flu Singapore". Dalam dunia kedokteran dikenal sebagai Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) atau penyakit Kaki, Tangan dan Mulut ( KTM ). Penyakit KTM ini adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus RNA yang masuk dalam famili Picornaviridae, Genus Enteroviru. Genus yang lain adalah Rhinovirus, Cardiovirus, Apthovirus. Didalam Genus Enterovirus terdiri dari Coxsackie A virus, Coxsackie B virus, Echovirus dan Enterovirus.
Penyebab KTM yang paling sering pada pasien rawat jalan adalah Coxsackie A16, sedangkan yang sering memerlukan perawatan karena keadaannya lebih berat atau ada komplikasi sampai meninggal adalah Enterovirus 71.
Satu kelompok dengan infeksi KTM adalah vesicular stomatitis dengan eksantema (KTM)- Cox A 16, EV 71, vesikular faringitis (Herpangina) - EV 70 dan Acute Lymphonodular Pharyngitis - Cox A 10.
Penyakit ini sangat menular dan sering terjadi dalam musim panas. KTM adalah penyakit umum yang biasa terjadi pada kelompok masyarakat yang sangat padat dan menyerang anak-anak usia 2 minggu sampai 5 tahun. Orang dewasa umumnya kebal terhadap Enterovirus. Penularannya melalui kontak langsung dari orang ke orang yaitu melalui droplet, pilek, air liur, tinja, cairan dari vesikel atau ekskreta. Penularan kontak tidak langsung melalui barang, handuk, baju, peralatan makanan, dan mainan yang terkontaminasi oleh sekresi itu. Tidak ada vektor tetapi ada pembawa penyakit seperti lalat dan kecoa. Penyakit KTM ini mempunyai imunitas spesifik, namun anak dapat terkena KTM lagi oleh virus strain Enterovirus lainnya. Penyakit tangan, kaki dan mulut adalah penyakit umum dan penyebarannya dapat terjadi di antara kelompok anak, misalnya di sekolah atau di tempat penitipan anak. Penyakit tangan, kaki dan mulut biasanya tersebar melalui hubungan sesama manusia. Virus ini tersebar dari kotoran seorang yang terkena ke mulut orang lain lewat tangan tercemar, tapi bisa juga disebarkan lewat lendir mulut atau sistem pernapasan dan sentuhan langsung dengan cairan di dalam lepuhnya. Sesudah berhubungan dengan orang yang terkena, biasanya makan waktu di antara 3-5 hari baru lepuhnya timbul. Selama masih ada cairannya, lepuh ini bisa menulari. Virus ini bisa berminggu-minggu berada di dalam kotoran.
Manifestasi klinis/Gejala
Penyakit tangan, kaki dan mulut yang ringan biasanya disebabkan oleh Coxsackievirus. Anak usia di bawah 5 tahun sering terkena infeksi virus ini, meskipun pada orang dewasa dapat juga terjadi. Infeksi Coxsackievirus mungkin sama sekali tidak menunjukkan gejala atau hanya ringan
Gejala penyakit diawali dengan demam tidak tinggi 2-3 hari, diikuti nyeri tengorokan atau infeksi tengorokan (faringitis), sulit makan dan minum karena nyeri akibat luka di mulut dan lidah. Kadang disertai sedikit pilek atau gejala seperti flu. Timbul vesikel yang kemudian pecah, ada 3-10 ulcus atau luka dimulut seperti sariawan di sekitar lidah, gusi, pipi sebelah dalam, terasa nyeri sehingga sukar untuk menelan. Bersamaan dengan itu timbul rash atau ruam atau vesikel (lepuh kemerahan/blister yang kecil dan rata), papulovesikel yang tidak gatal ditelapak tangan dan kaki.
Kadang-kadang rash atau ruam (makulopapel) ada dibokong.
Pada bayi atau anak usia di bawah 5 tahun yang timbul gejala berat harus dirujuk ke rumah sakit. Gejala yang dianggap berat adalah hiperpireksia (suhu lebih dari 39oC) atau demam tidak turun-turun, denyut jantung sangat cepat (Tachicardia), sesak, malas makan minum, muntah atau diare dengan dehidrasi, badan sangat lemas, kesadaran turun atau kejang-kejang.
Komplikasi yang dapat terjadi pada penyakit ini adalah infeksi selaput otak atau meningitis (aseptic meningitis, meningitis serosa atau non bakterial), infeksi otak atau encefalitis (bulbar), infeksi otot jantung atau miokarditis (Coxsackie Virus Carditis) dan perikarditis, paralisis akut flasid (Polio-like illness), infeksi paru atau pneumonia. Resiko untuk terjadi ancaman jiwa lebih sering terjadi pada infeksi Enterovirus 71, sedangkan virus Coxsackie sangat jarang terjadi ancaman jiwa kecuali pada penderita dengan kondisi daya tahan tubuh yang menurun.
Diagnosis Laboratorium
Diagnosis laboratorium adalah dengan mendeteksi virus melalui Immuno histochemistry (insitu) Imunofluoresensi antibodi (indirek), Isolasi dan identifikasi virus. Pemeriksaan lain dengan mendeteksi RNA seperti RT-PCR Primer, partial DNA sekuensing (PCR Product). Sebenarnya secara klinis atau tanpa pemeriksaan laboratorium sudah cukup untuk mendiagnosis KTM.
Sedangkan melalui pemeriksaan penunjang tersebut dapat diketahui apakah penyebabnya Coxsackie A-16 atau Enterovirus 71.
Penanganan
Penanganan penyakit ini tidak ada yang khusus, karena merupakan penyakit "self limiting disease" atau penyakit yang sembuh sendiri dalam 7-10 hari.
Penderita perlu istirahat karena daya tahan tubuh menurun. Obat golongan paracetamol atau penurun panas digunakan dalam penganan demam yang terjadi. Dalam keadaan tertentu dapat diberikan Immunoglobulin IV (IGIV) pada pasien dengan daya tahan tubuh yang menurun seperti pada bayi.
Pemberian cairan cukup untuk dehidrasi yang disebabkan sulit minum dan demam.
Pencegahan dan Antisipasi
Perilaku hidup sehat dan bersih adalah pencegahan dan perlindungan terbaik. Sebaiknya mencuci tangan dengan sabun dan air sesudah ke WC, sebelum makan, sesudah membuang ingus dan sesudah mengganti popok atau pakaian kotor. Pinjam-meminjam cangkir, sendok garpu, alat kebersihan pribadi misalnya handuk, lap muka, sikat gigi dan pakaian, terutama sepatu dan kaus kaki adalah perilaku yang berpotensi mempercepat penyebaran penyakit ini. Mencuci pakaian kotor harus dengan baik dan higienis.
Perilaku batuk dan bersin, sebaiknya harus menutup mulut dan hidung dengan baik. Bersihkanlah hidung serta mulut dengan tisu wajah, sesudah dipakai sekali buanglah, kemudian cucilah tangan. Anak yang terkena penyakit tangan, kaki dan mulut seyogyanya jangan dulu ke sekolah atau tempat penitipan anak sampai lepuhnya mengering. Penyakit ini sebaiknya dilaporkan kepada pengurus tempat penitipan anak atau kepala sekolah untuk dilakukan pencegahan dengan baik.
Seperti halnya infeksi virus pandemi lainnya seperti SARS atau flu burung, fenomena infeksi Enterovirus 71 di bagian selatan Cina tersebut sangat berpotensi menyebar di Negara Indonesia bila tidak dilakukan antisipasi dengan baik. Meskipun diakui untuk melakukan skrening atau deteksi manusia yang masuk dari negera tersebut ke Indonesia sulit dilakukan. Paling tidak departemen kesehatan dan berbagai jajarannya termasuk tenaga medis di Indonesia nantinya harus cepat dalam mengantisipasinya. Tindakan yang mungkin segera dapat dilakukan oleh pemerintah adalah melakukan "traveller warning" kepada masyakat Indonesia dalam berkunjung ke daerah yang berpotensi terjadi penularan. Nantinya harus lebih dicermati apakah infeksi KTM yang terjadi di dalam masyarakat adalah Coxsackie A 16 atau Enterovirus 71. Untuk itu diperlakukan penemuan kasus dan pelaporan yang baik dan terkoordinasi bila terjadi. Jangan sampai infeksi enterovitrus 71 sudah banyak mengancam nyawa anak Indonesia, tetapi tindakan antisipasi baru dilakukan.
Tips Menghindari Mencegah Virus EV71
Enterovirus 71 (virus EV71) kini sudah menyerang Indonesia. Namun, penularan penyakit itu sebenarnya bisa dihindari dengan melakukan beberapa Tips sederhana.
Direktur Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2ML) Departemen Kesehatan (Depkes) Dr Tjandra Yoga Aditama menjelaskan, penularan virus
EV71 bisa melalui ludah, tinja, dahak, sekret hidung, dan cairan vesikel.
Metode penularan virus tersebut antara lain bisa melalui barang yang terkontaminasi seperti piring dan gelas.
Tips untuk Mencegah virus biang hand foot and mouth disease itu adalah cuci tangan secara yang benar dan bersihkan alat-alat bermain dengan air dan sabun untuk menghindari penularan melalui alat bermain kepada anak lain.
Cara tersebut juga perlu dilakukan para orang tua, guru dan pegawai TPA, karena mereka juga dapat terinfeksi melalui tangan dari tinja yang berasal dari popok bayi atau balita saat menceboki atau mengganti popok.
Selain itu, anak yang sakit dianjurkan tidak boleh masuk sekolah dulu.
Sebab, pasien sangat menular pada minggu pertama sakit.
Sumber: PdPersi
..read more
Diposkan oleh
Kahono
di
3/29/2009
23
komentar
Label: Flu Singapore, Kesehatan
Sunday, February 8, 2009
Tips Merawat Mengobati Jerawat dan Mencegah Jerawat Datang Kembali
Tidak dapat dielakkan lagi bahwa setiap remaja pasti pernah mengalami yang namanya jerawat. Berikut saya sampaikan cara/tipps mengatasi jerawat, tips jitu merawat jerawat, juga tips mencegah jerawat datang kembali, jerawat memang bikin gawat !! Tips mengobati dan mencegah jearawat berikut ini sebenarnya tidak sulit dilakukan, namun butuh kesabaran dan ketelatenan :
Mengobati / Merawat Jerawat yang terlanjur muncul :
- Selalu bersihkan wajah Anda setiap pagi dan malam hari dengan pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulit Anda.
- Jika Anda menggunakan sabun pembersih muka, sebaiknya tetap gunakan toner agar kulit wajah tetap lembap. Konsumsilah air putih dan vitamin C. Air akan membantu membersihkan kotoran dari dalam tubuh Anda, sementara vitamin C membantu pembentukan sel kulit baru.
- Agar jerawat cepat kering, gunakan masker khusus jerawat.
- Obat tetes mata memang bisa menghilangkan ruam merah pada jerawat, tapi tidak menghilangkannya.
Gampang
Untuk mencegah kembalinya jerawat itu, Anda juga harus mengindahkan pantangan jerawat berikut ini:
· Jangan pergi tidur tanpa membersihkan wajah terlebih dahulu. Kulit justru bekerja dengan lebih baik di malam hari pada saat Anda tidur. Kotoran yang menyumbat
· Jangan lupa untuk mengganti sarung bantal Anda secara rutin. Kotoran dari rambut akan melekat pada bantal saat Anda tidur. Dan bantal yang kotor bisa mengundang bakteri bersarang di dalamnya. Akibatnya jerawat muncul lagi….muncul lagi.
· Jangan biarkan ujung-ujung rambut mengenai wajah Anda. Debu yang terdapat di ujung rambut bisa memicu timbulnya jerawat.
· Jangan gunakan sabun mandi biasa untuk membersihkan wajah. Formulanya bisa membuat wajah menjadi kering dan bahkan bisa menimbulkan iritasi.
· Jangan biasakan memencet jerawat! Kebiasaan buruk ini malah membuat kotoran dari tangan berpindah ke dalam kulit dan menyebabkan iritasi. Akibatnya selain butuh waktu lebih lama untuk sembuh, juga meninggalkan bekas yang sukar hilang.
Nah, sekarang, ujilah ketelatenan Anda. Yakin, si bintil merah itu takkan kembali lagi.
(Sumber :Doktetomi.com)
Diposkan oleh
Kahono
di
2/08/2009
21
komentar
Label: Kesehatan
Tuesday, January 20, 2009
Hypertensi / Darah Tinggi

Tidak ada ukuran yang pasti berapa tekanan darah yang dikategorikan darah tinggi / hipertensi, namun secara umum tekanan diatas 140/90 mmHG bisa dikategorikan hipertensi / darah tinggi. Dengan semakin meningkatnya kepedulian kita terhadapa kesehatan, semakin banyak pula obat tradisional dicari untuk mengobati berbagai penyakit karena diyakini tidak menimbulkan efek samping termasuk hypertensi / darah tinggi ini.
Beberapa cara non-kimiawi seperti dengan bekam (hijamah) juga dengan mengkonsumsi sayuran seperti daun seledri, daun kumis kucing sudah terbukti bisa menurunkan, mengobati darah tinggi. Penelitian yang dilakukan baru-baru ini menunjukkan 2 tanaman tersebut diatas mempunyai efek baik pada hypertensi / darah tinggi.
"Uji klinis yang dilakukan para dokter ahli di 13 multicenter (di rumah sakit) di sembilan kota besar menunjukkan obat dari seledri dan kumis kucing sama efektifnya dengan Amlodipin (obat hipertensi di rumah sakit)," jelas Sugianto UK, Presiden Direktur PT Phapros Tbk pada seminar fitofarmaka yang bertajuk Peran Fitofarmaka dalam Manajemen Hipertensi di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut Sugianto mengatakan bahwa gaya hidup modern telah membuat hipertensi menjadi masalah besar. Di Indonesia saja prevalensi hipertensi cukup tinggi 7% sampai 22%. Bahkan berdasarkan hasil penelitian, penderita hipertensi akan berujung pada penyakit jantung 75%, stroke 15%, dan gagal ginjal 10%
Sayangnya, kata Sugianto, daya beli masyarakat melemah sejak krisis moneter 1997. Obat impor yang tersedia dan harganya mahal akan memberatkan masyarakat. Tetapi, ternyata obat tradisional yang telah turun-temurun terbukti ampuh untuk mengobati hipertensi adalah seledri (Apium graviolens L) dan kumis kucing (Orthosiphon stamineus Benth).
Dr dr Siti Fadilah Supari,SpJP dari Bagian Kardiologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) mengatakan, banyak masyarakat Indonesia mengobati hipertensi secara tradisional dengan seledri dan kumis kucing. Ternyata pada uji klinis fase dua, fitofarmaka telah terbukti menurunkan tekanan darah binatang uji coba kucing dan manusia sehat. Termasuk pada 16 orang laki-laki penderita hipertensi.
Pakar dari Pusat Jantung Nasional Harapan Kita ini menambahkan, seledri dan kumis kucing mengandung senyawa aktif yang menurunkan tekanan darah. Seledri mempunyai efek calcium antagonis dan kumis kucing mempunyai efek beta blocker di samping mempunyai efek diuretic yang dominan menurunkan tekanan darah tinggi.
Uji klinis bukan hanya di RS Harapan Kita, tetapi juga dilakukan di 12 rumah sakit lainnya seperti RS Jantung Harapan Kita, RSPAD Gatot Subroto, RS Pertamina, RSUP Cipto Mangunkusumo, RS Adam Malik, RSUP M Djamil, RS Wahidin Sudiro, RS Sanglah, RS Sanglah, RSUD Soetomo, RS Karyadi, RS Pupuk Kaltim, RS Hasan Sadikin dan RS Sardjito.
Uji klinis yang tersebar di 10 kota besar itu meliputi 282 pasien pria dan wanita berusia 25-75 tahun yang menderita hipertensi tingkat I dan II.
Sementara itu, subjek uji klinis dibagi dua kelompok. Pertama, pasien yang diberi obat Amlodipin 1 x 5mg per hari. Sedangkan kelompok kedua, pasien mendapat obat fitofarmaka yang terbuat dari seledri dan kumis kucing (Tensigard) 3 x 1 kapsul per hari.
Penelitian itu dilakukan dengan rancangan Ramdomized Triple Blind Control Study dengan lama 12 minggu. Selama penelitian dilakukan anamnesis pemeriksaan klinis oleh dokter dan perawat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan darah sistolik masing-masing kelompok turun secara bertahap dari 153,26 +- 10,87 mmHg menjadi 131,72 +-13,63 mmHG yang diberi obat seledri dan kumis kucing.
(sumber : mediaindo.co.id)
..read more
Diposkan oleh
Kahono
di
1/20/2009
4
komentar
Label: Kesehatan
Manfaat Jalan Kaki | Sehat dengan Jalan Kaki

Aktivitas yang kelihatan sepele dan biasa saja ini, ternyata memberikan banyak manfaat. Jalan kaki yang dimaksud disini adalah dengan cara terburu-buru/ tergopoh-gopoh. Diantara manfaat / kegunaan berjalan kaki untuk kesehatan bisa menghindarkan dari berbagai penyakit ; Penyakit jantung, Stroke, Berat Badan, Kencing Manis, Osteoporosis, Encok Lutut, Depresi dan Kanker.
Uraian lengkap manfaat jalan kaki bisa sobat dapatkan pada penjelsan sebagai berikut :
(1) Serangan Jantung. Pertama-tama tentu menekan risiko serangan jantung. Kita tahu otot jantung membutuhkan aliran darah lebih deras (dari pembuluh koroner yang memberinya makan) agar bugar dan berfungsi normal memompakan darah tanpa henti. Untuk itu, otot jantung membutuhkan aliran darah yang lebih deras dan lancar. Manfaat jalan kaki tergopoh-gopoh memperderas aliran darah ke dalam koroner jantung. Dengan demikian kecukupan oksigen otot jantung terpenuhi dan otot jantung terjaga untuk bisa tetap cukup berdegup.
Bukan hanya itu. Kelenturan pembuluh darah arteri tubuh yang terlatih menguncup dan mengembang akan terbantu oleh mengejangnya otot-otot tubuh yang berada di sekitar dinding pembuluh darah sewaktu melakukan kegiatan berjalan kaki tergopoh-gopoh itu. Hasil akhirnya, tekanan darah cenderung menjadi lebih rendah, perlengketan antarsel darah yang bisa berakibat gumpalan bekuan darah penyumbat pembuluh juga akan berkurang.
Lebih dari itu, kolesterol baik (HDL) yang bekerja sebagai spons penyerap kolesterol jahat (LDL) akan meningkat dengan berjalan kaki tergopoh-gopoh. Tidak banyak cara di luar obat yang dapat meningkatkan kadar HDL selain dengan bergerak badan. Berjalan kaki tergopoh-gopoh tercatat mampu menurunkan risiko serangan jantung menjadi tinggal separuhnya.
(2). Stroke. Kendati manfaat jalan kaki tergopoh-gopoh terhadap stroke pengaruhnya belum senyata terhadap serangan jantung koroner, beberapa studi menunjukkan hasil yang menggembirakan. Tengok saja bukti alami nenek-moyang kita yang lebih banyak melakukan kegiatan berjalan kaki setiap hari, kasus stroke zaman dulu tidak sebanyak sekarang. Salah satu studi terhadap 70 ribu perawat (Harvard School of Public Health) yang dalam bekerja tercatat melakukan kegiatan berjalan kaki sebanyak 20 jam dalam seminggu, risiko mereka terserang stroke menurun duapertiga.
(3). Berat badan stabil. Ternyata dengan membiasakan berjalan kaki rutin, laju metabolisme tubuh ditingkatkan. Selain sejumlah kalori terbuang oleh aktivitas berjalan kaki, kelebihan kalori yang mungkin ada akan terbakar oleh meningkatnya metabolisme tubuh, sehingga kenaikan berat badan tidak terjadi.
(4). Menurunkan berat badan. Ya, selain berat badan dipertahankan stabil, mereka yang mulai kelebihan berat badan, bisa diturunkan dengan melakukan kegiatan berjalan kaki tergopoh-gopoh itu secara rutin. Kelebihan gajih di bawah kulit akan dibakar bila rajin melakukan kegiatan berjalan kaki cukup laju paling kurang satu jam.
(5). Mencegah kencing manis. Ya, dengan membiasakan berjalan kaki melaju sekitar 6 km per jam, waktu tempuh sekitar 50 menit, ternyata dapat menunda atau mencegah berkembangnya diabetes Tipe 2, khususnya pada mereka yang bertubuh gemuk (National Institute of Diabetes and Gigesive & Kidney Diseases).
Sebagaimana kita tahu bahwa kasus diabetes yang bisa diatasi tanpa perlu minum obat, bisa dilakukan dengan memilih gerak badan rutin berkala. Selama gula darah bisa terkontrol hanya dengan cara bergerak badan (brisk walking), obat tidak diperlukan. Itu berarti bahwa berjalan kaki tergopoh-gopoh sama manfaatnya dengan obat antidiabetes.
(6). Mencegah osteoporosis. Betul. Dengan gerak badan dan berjalan kaki cepat, bukan saja otot-otot badan yang diperkokoh, melainkan tulang-belulang juga. Untuk metabolisme kalsium, bergerak badan diperlukan juga, selain butuh paparan cahaya matahari pagi. Tak cukup ekstra kalsium dan vitamin D saja untuk mencegah atau memperlambat proses osteoporosis. Tubuh juga membutuhkan gerak badan dan memerlukan waktu paling kurang 15 menit terpapar matahari pagi agar terbebas dari ancaman osteoporosis.
Mereka yang melakukan gerak badan sejak muda, dan cukup mengonsumsi kalsium, sampai usia 70 tahun diperkirakan masih bisa terbebas dari ancaman pengeroposan tulang.
(7). Meredakan encok lutut. Lebih sepertiga orang usia lanjut di Amerika mengalami encok lutut (osteoarthiris). Dengan membiasakan diri berjalan kaki cepat atau memilih berjalan di dalam kolam renang, keluhan nyeri encok lutut bisa mereda. Untuk mereka yang mengidap encok lutut, kegiatan berjalan kaki perlu dilakukan berselang-seling, tidak setiap hari. Tujuannya untuk memberi kesempatan kepada sendi untuk memulihkan diri.
Satu hal yang perlu diingat bagi pengidap encok tungkai atau kaki: jangan keliru memilih sepatu olahraga. Kita tahu, dengan semakin bertambahnya usia, ruang sendi semakin sempit, lapisan rawan sendi kian menipis, dan cairan ruang sendi sudah susut. Kondisi sendi yang sudah seperti itu perlu dijaga dan dilindungi agar tidak mengalami goncangan yang berat oleh beban bobot tubuh, terlebih pada yang gemuk.
Bila bantalan (sol) sepatu olahraganya kurang empuk, sepatu gagal berperan sebagai peredam goncangan (shock absorber). Itu berarti sendi tetap mengalami beban goncangan berat selama berjalan, apalagi bila berlari atau melompat. Hal ini yang memperburuk kondisi sendi, lalu mencetuskan serangan nyeri sendi atau menimbulkan penyakit sendi pada mereka yang berisiko terkena gangguan sendi.
Munculnya nyeri sendi sehabis melakukan kegiatan berjalan kaki, bisa jadi lantaran keliru memilih jenis sepatu olahraga. Sepatu bermerek menentukan kualitas bantalannya, selain kesesuaian anatomi kaki. Kebiasaan berjalan kaki tanpa alas kaki, bahkan di dalam rumah sekalipun, bisa memperburuk kondisi sendi-sendi tungkai dan kaki, akibat beban dan goncangan yang harus dipikul oleh sendi.
(8) Depresi. Ternyata bergerak badan dengan berjalan kaki cepat juga membantu pasien dengan status depresi. Berjalan kaki tergopoh-gopoh bisa menggantikan obat antidepresan yang harus diminum rutin. Studi ihwal terbebas dari depresi dengan berjalan kaki sudah dikerjakan lebih 10 tahun.
(9). Kanker juga dapat dibatalkan muncul bila kita rajin berjalan kaki, setidaknya jenis kanker usus besar (colorectal carcinoma). Kita tahu, bergerak badan ikut melancarkan peristaltik usus, sehingga buang air besar lebih tertib. Kanker usus dicetuskan pula oleh tertahannya tinja lebih lama di saluran pencernaan. Studi lain juga menyebutkan peran berjalan kaki terhadap kemungkinan penurunan risiko terkena kanker payudara.
(Sumber. Kompas.com Manfaat Jalan Kaki)
..read more
Diposkan oleh
Kahono
di
1/20/2009
9
komentar
Label: Kesehatan
- Kahono
- Salam hangat Sobat Blogger semua.. terima kasih Sobat sudah berkunjung ke blog sederhana ini, mari kita saling belajar dan berbagi serta jalin persahabatan. Semoga apa yang ada disini meskipun kecil bisa bermanfaat...
Blog Archive
- June (2)
- February (1)
- December (1)
- June (1)
- August (2)
- May (1)
- April (1)
- February (2)
- August (12)
- July (14)
- June (5)
- February (2)
- January (3)
- December (1)
- October (5)
- September (1)
- August (1)
- July (3)
- June (3)
- May (2)
- April (3)
- March (9)
- February (7)
- January (10)
- December (14)
- November (6)
- October (1)