Saturday, February 20, 2010

Teknik Relaksasi Tubuh Tenang Pikiran Tenang




Sangat penting untuk relaks secara fisik dan mental sebelum melakukan latihan visualisasi. Ini adalah beberapa teknik yang bisa digunakan dalam teater pikiran anda untuk menciptakan rasa relaks.


1. Duduk di kursi yang nyaman atau berbaring di tempat tidur. Jangan sampai ada gangguan. Matikan tv, radio, dan lampu. Masuki teater pikiran anda. Lihatlah diri anda duduk di atas kursi yang nyaman dan bersiap-siap menonton film tentang diri anda.

2. sekali lagi, ingat untuk memperhatikan detail. Bagaimana bentuk teater anda? Bagaimana rasanya duduk diatas kersi? Layarnya besar atau kecil? Apakah anda duduk di tengah atau dekat lorong? Apakah ada sandaran tangan di kursi? Bagaimana rasanya sandaran tersebut di tangan anda? Detail sangatlah penting.

3. Berbaringlah dan bayangkan seluruh tubuh anda adalah sekumpulan balon karet. Ada dua katup di kaki anda. Katup tersebut terbuka dan keluar udara dari kaki anda. Kaki anda jatuh sampai ia kosong dan terbaring lurus di atas kasir. Katup berikutnya terbuka di dada anda dan seluruh badan anda mulai jatuh tak berdaya ke atas kasur. Terus lakukan latihan ini di tangan, leher, dan kepala anda. Anda tidak harus melakukannya di atas tempat tidur.

Jika anda di kantor, cobalah untuk membuat gambaran dalam mata batin anda bahwa anda berbaring di tempat tidur melakukan latihan. Anda akan benar-benar merasa relaks. Relaksasi tubuh adalah awal dari relaksasi mental. Jika dilakukan tiap hari, hal itu membiasakan anda untuk bersikap relaks dan mampu mengontrol tindakan kita.


Setiap anda mempraktekkan teknik ini, saat tubuh dan pikiran anda relaks sepenuhnya, pastikan untuk mengulang kata-kata “Tubuh tenang, pikiran tenang” dalam pikiran anda. Hal ini memperdalam proses pemograman dalam mekanisme-servo anda. Semakin anda mempraktekkan teknik ini, semakin pendek waktu yang anda butuhkan untuk menjadi relaks. Pada akhirnya, anda akan mampu untuk relaks secara total kapanpun anda mau, dalam situasi apapun, hanya dengan berkata pada diri anda sendiri, “Tubuh tenang, pikiran tenang.”

5 komentar:

mastarno said...

nice info sob... bisa jadi jawaban di http://putuamatrejo.blogspot.com/2010/03/efek-negatif-dari-kurang-tidur.html nih..

♥ syifa ♥ aulia ♥ 'kakcipa' ♥ said...

makasih ya kunjungannya :) blognya bagus

Piet Puu said...

Allahumma shalli 'ala muhammad,
syukron udaa mampir ^^
oke piet ambil linknya.. salam ukhuwah iah ^^

joemahadi said...

Suka releksasi ya... Are you under pressure? this is better be done ...

from: Http://jumajuma.wordpress.com

Negeriads.com Solusi Berpromosi said...

thanks atas kunjungannya ^^

Post a Comment